Solo, So Long…

1 Dec 2013

hari ini dengan spesial, si kojek akan mengantarkan semua untuk blusukan mengelilingi wisata-wisata yang terdapat di kota solo.

Nah agar kalian tidak lelah, si kojek juga akan mengajak kalian untuk menaiki Bus tingkat Werkudara khas solo. Jadi, , para penumpang harap siap.. dimohon untuk duduk senyaman mungkin, dan yang duduk ditingkat dua dimohon untuk tidak melompat dari bus saat bus sedang melaju..

sumber

Oke, bus kini siap melaju.. brummm.. brummm.. tiitttt.. tiittt.. brummmmmm…..

Wisata Sejarah dan Budaya

Penumpang Werkudara, pemberhentian pertama kita di kota solo adalah wisata Sejarah, nah disini kalian semua dapat melihat gambaran kota solo di masa lampau..

di Di Solo ini, terdapat dua keraton, yaitu Keraton Kasunanan Surakarta dan Keraton Mangkunegara atau yang sering disebut juga sebagai Pura Mangkunegaran. Keraton Kasunanan Surakarta dibangun oleh Sunan Paku Buwono II dan merupakan tempat tinggal resmi keluarga Paku Buwono hingga saat ini. Sedangkan Pura Mangkunegaran dibangun oleh Raden Mas Said alias Mangkunegara I sebagai tempat kediaman Sri Paduka Mangkunegara dan keturunannya sampai sekarang.

Keraton Kasunanan Surakarta

2fc17b6f7e173272331d14c985a82b2e_keraton-1

sumber

Keraton Kasunanan Surakarta menjadi saksi bisu penyerahan kedaulatan Kerajaan Mataram oleh Sunan Paku Buwono II kepada VOC pada tahun 1749. Dan Setelah Perjanjian Giyanti tahun 1755, keraton ini kemudian dijadikan istana resmi bagi Kasunanan Surakarta.

Pura Mangkunegaran


d7444a540162600603b3c5f5df01ce48_keraton-2

sumber

Pura Mangkunegaran dibangun setelah Perjanjian Salatiga yang mengawali pendirian Praja Mangkunegaran, dua tahun setelah Perjanjian Giyanti yang berisi pembagian pemerintahan Jawa menjadi Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta oleh VOC pada 1755. Kerajaan Surakarta terpisah setelah Pangeran Raden Mas Said terus memberontak pada VOC. dan atas dukungan sunan, beliau mendirikan kerajaan sendiri tahun 1757. Raden Mas Said memakai gelar Mangkunegoro I dan membangun wilayah kekuasaannya di sebelah barat tepian Sungai Pepe di pusat kota yang sekarang bernama Solo.

Oke, pemberhentian berikutnya adalah..

Candi Sukuh

Candi Sukuh, diperkiraka dibuat pada 1437 M, dan menjadi candi Hindu termuda di Indonesia. Candi ini dibangun pada era kejatuhan Majapahit. Bentuk Candi Sukuh yang berupa trapesium menjadi salah satu yang berbeda dan tak lazim seperti umumnya candi-candi lain di Indonesia. Candi Sukuh bisa dibilang sebagai candi yang paling erotis di seluruh dunia, dikarenakan banyaknya patung dan relief lingga dan yoni yang sering melambangkan seksualitas.

Lah, kok masih disini? ayo dong kita lanjut blusukannya..

Situs Manusia Purba Sangiran


75657c14b73271f6a370f05007d23226_sangiran

sumber

Pada tahun 1977 Sangiran ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia sebagai cagar budaya. Situs Manusia Purba Sangiran terletak 18 km di sebelah utara Solo dengan luas kurang lebih 56 kilometer persegi. Tempat ini merupakan lokasi penemuan beberapa fosil manusia purba, yang terbilang penting dalam sejarah perkembangan manusia. di museum ini, terdapat kurang lebih 13.000 koleksi fosil manusia purba dan merupakan situs manusia purba berdiri tegak (hominid) yang terlengkap di Asia. Selain itu juga dapat dipamerkan fosil berbagai hewan bertulang belakang, fosil binatang air, batuan, fosil tumbuhan laut, serta alat-alat batu.

Gimana masih semangat blusukan nya, kita lanjut ke tempat berikutnya yuk…

Monumen Pers Nasional

Pada tanggal 9 Februari 1946 bertempat di gedung “Sasana Soeka” solo, dibentuk organisasi profesi wartawan dengan nama Persatuan Wartawan Indonesia atau disingkat PWI. Untuk memperingati peristiwa bersejarah tersebut, maka PWI menetapkan bekas gedung “Sasana Soeka” tersebut untuk dijadikan Monumen Pers Nasional dan pada tanggal 9 Februari 1978 Di dalam Monumen Pers tersimpan naskah dan dokumen kuno yang merupakan bukti-bukti sejarah perjalanan pers nasional dan perjuangan bangsa Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda, penjajahan Jepang, kemerdekaan, hingga zaman pemerintahan saat ini.

Nah, itu tadi merupakan tempat wisata sejarah yang terdapat di sekitaran Solo. Tapi blusukan kita belum berakhir, malah ini baru awal loh…

Wisata Alam

Hmmm.. rasanya nikmat sekali bisa berkeliling solo dengan Bis Werkudara ini. nah sekarang kita menuju tempat lain lagi yok..

tawangmangu

Objek wisata alam tawangmangu merupakan sebuah tempat wisata pegunungan dengan objek andalan berupa air yang terjun dari ketinggian sekitar 81 meter. Tawangmangu, berasal dari kata “tawang” yang berarti langit / tempat yang tinggi, “mangu” berarti tempat yang nyaman. maskot dari objek wisata tawangmangun adalah air terjun Grojogan Sewu. Grojogan Sewu berarti air terjun seribu. Meski air terjun di sini tidak berjumlah seribu, tetapi ada beberapa titik air terjun yang dapat dinikmati di sini.

Gimana seger kan? Oke kalau sudah seger berarti kita siap blusukan lagi…

Bengawan Solo


sumber

Mendengar Bengawan Solo pasti langsung teringat pada lagu karya alm. Gesang. Sungai Bengawan Solo merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa panjang sekitar 548,53 km. Aliran sungai bengawan bersumber dari Pegunungan Kidul, Wonogiri. Melintasi dua propinsi, yaitu Jawa Tengah dan Jawa Timur. dan bengawan solo ini rencananya di rubah menjadi salah satu wisata air dimana wisatawan dapat menaiki perahu kecil mengikuti aliran sungai bengawan solo dengan biaya murah.

Kalau masih belum puas main ari di bengawan solo, yuk kita pergi ke tempat berikutnya…

Waduk Gajah Mungkur

Waduk Gajah Mungkur adalah sebuah waduk yang terletak 3 km di selatan Kota kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. bendungan ini dibuat dengan membendung sungai terpanjang di pulau Jawa yaitu sungai Bengawan Solo. Di Waduk Gajah Mungkur Terdapat Beberapa Wahana Yang Dapat kita Nikmati, Salah Satunya Tersedia Kapal Yang Menghantarkan Kita Mengelilingi Seputaran Waduk Gajah Mungkur.

nah, setelah menikmati bebrapa wisatadi solo, tidak ada salahnya kita menenangkan hati dengan melakukan wisata religi di kota solo. Bis tingkat Werkudara akan mengantar kalian lagi..

Wisata Religi

Saatnya blusukan ditempat wisata religi di solo, oke mau kemana kita sekarang..

Masjid Agung Kraton Surakarta


sumber

Masjid Agung Kraton Surakarta dibangun oleh Sunan Pakubuwono III tahun 1763 dan selesai pada tahun 1768. masjid ini juga berfungsi mendukung segala keperluan kerajaan yang terkait dengan keagamaan, seperti Grebeg dan festival Sekaten. masjid yang berlokasi di Kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, solo ini, di sebelah timur berbatasan dengan alun-alun utara keraton Kasunanan Surakarta.

Selain itu masjid yang satu ini juga wajib didatangi loh..

Masjid Al Wustho Mangkunegara

sumber

jika keraton kasunanan surakarta memiliki masjid agung surakarta, maka pura mangkunegara punya Masjid Al Wustho Mangkunegara. masjid yang diprakarsai pembangunannya oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Mangkunegara I ini, di tembok gapurannya terdapat ukiran ayat-ayat Al-Quran yang menghiasi dengan indah. selain di gapura, kaligrafi juga dapat dilihat di pintu-pintu mesjid, jendela bahkan tiang utama masjid. di ruangan utama Masjid Al Wusto, terdapat 4 tihang utama dan 12 tiang tambahan yang juga dilengkapi dengan hiasan kaligrafi.

Masih mau liat yang lain? Oke kita berangkat..

Masjid Laweyan

Masjid Laweyan disebut sebagai masjid tertua di Solo.pendiri masjid ini adalah Ki Ageng Henis, seorang penasihat spiritual Kerajaan Pajang. dan berdiri sejak tahun 1546. yang menarik dariarsitektur masjid ini adalah pembagian ruang masjid terdiri tiga lorong jalur masuk yang terletak di bagian depan. Tiga lorong ini menandakan tiga jalan menuju kehidupan bijak, yakni Islam, Iman dan Ihsan.

Eits, jangan santai-santai dulu blusukan masih akan berlanjut loh…

GKJ Margoyudan

GKJ Margoyudan Solo, merupakan Gereja Kristen Jawa tertua di Solo. GKJ Margoyudan di Jalan Monginsidi No 44 Solo dapat dikatakan sebagai cikal bakal dari keberadaan Kristen Jawa di wilayah Solo. Rancangan gereja ini kental dengan sentuhan Belanda namun tidak melupakan usnsur budaya daerah terbukti dengan adanya ornamen gunungan yang menjadi simbol penting dalam budaya Jawa.

Hmm, setelah ini kemana lagi ya.. oh iya yang ini juga wisata religi yang patut di datangi..

Klenteng Tri Dharma Avalokitesvara

sumber

Klenteng Tri Dharma Avalokitesvara tepat berada di seberang Pasar Gede. kelenteng ini sudah berdiri sejak tahun 1746 M, bahkan sudah ada sebelum Pasar Gede didirikan. klenteng ini memiliki nama asli Tien Kok Sie yang berarti sebuah kuil/kelenteng yang memberikan ketenteraman kepada negara. arsitektur klenteng yang berwarna merah moncolok yang megah tentu saja membuat kita untuk mengunjunginya.

Jangan khawatir, wisata religi masih belum usai..

Vihara Dhamma Sundara

Vihara Dhamma Sundara, berditi tepatnya di Jl. Ir. H. Juanda, Pucang Sawit, solo. Vihara dengan arsitektur besar, mewah dan elegen ini, biasa digunakan umat budha untuk merayakan peristiwa-peristiwa besar keagamaan.

Nah, wisata religi kita ini, memang dapat membuat hati kita damai, seluruh tempat-tempat wisata religi di solo memang menunjukan bahwa keragaman dapat tercipta dan memancarkan suatu harmoni.

Wisata Kuliner

Hmm.. kelihatannya sudah lapar, oleh karena itu inilah saatnya kita blusukan di wisata kuliner.. ready??

Cabuk Rambak

sumber

Cabuk Rambak merupakan Makanan dengan menu utama ketupat khas di Solo. Yang membedakan dengan makanan ketupat di daerah lain yang pasti adalah bumbunya. Bumbu cabuk rambak memakai wijen yang digoreng bersama santan kelapa, cabai, bawang putih, kemiri dan gula merah. untuk menambah kenikmatannya, Makanan ini disantap dengan karak, sejenis krupuk dengan bahan dasar beras.

Nyam.. nyam.. mas.. cabuk rambak nya du porsi lagi ya.. masih kuat kan makan yang lain?

Gudeg Ceker

sumber

Gudeg Ceker, sesuai namanya terbuat dari kaki ayam yang dipadukan bersama gudeg. Gudeg Ceker Margoyudan menjadi salah satu gudeg yang paling terkenal di solo. Gudeg ceker ini bahkan sudah ada sebelum tahun 1970-an dan masih berjualan di sekitaran trotoar Jl. Monginsidi, Margoyudan Solo. tapi sayangnya gudeg ini biasa dijual pukul 01.00 dini hari hingga sekitar pukul 07.00 pagi.

Walau gudeg cekernya tidak bisa dibeli jangan khawatir mash ada ini nih..

nasi liwet

sumber

Tidak lengkap rasanya berkunjung ke Solo tanpa mencicipi nikmatnya hidangan nasi liwet. Nasi putih hangat terasa pulen dan gurih karena telah dimasak dalam kukusan dengan santan. ditambah sayur labu suwiran ayam pindang, jerohan ayam dan juga telur pindang. membuat lidah rasaya bergoyang merasakan pedas manisnya sang liwet. yang jelas kalau ke solo nasi liwet jangan di lewat.

Hah? Masih kurang juga.. tenang sodara-sodara blusukan wisata kuliner akan kita lanjutkan…

Bakmi Toprak Solo

Bakmi Toprak Solo merupakan makanan yang terbuat dari campuran mi kuning yang gurih, ditambah irisan kol, tahu tempe goreng, dipadukan dengan potongan telur dan sosis goreng, kemudian tidak lupa disiram dengan kuah kaldu dan irisan tetelan daging sapi serta dilengkapi taburan bawang goreng dan seledri. pastinya membuat bakmi toprak solo enaknya hingga ke kuahnya.

Itulah akhir dari wisata kuliner kita.. apa? masih belum kenyang juga? Waduh kalo gitu coba yang ini.

sambel Tumpang

Mumpung di dekat stadion manahan solo, tidak ada salahnya untuk mencari makanan bernama sambel Tumpang khas solo. sambel tumpang ini merupakan sepiring nasi putih yang ditumpangi aneka sayuran rebus seperti bayam, taoge, dan kacang panjang, yang kemudian disiram kuah kental yang terbuat dari santan dan tempe sangit. Dan rasanya, gurih, nikmat dan lezat benar benar tumpang tindih.

Oh ya, coba yang ini juga..

gule goreng

sumber

gule goreng. adalah Daging kambing yang dipotong-potong dan dibakar sampai kering dengan menggunakan tungku dan arang sehingga aroma gurih daging kambing terasa menggoda. kemudain disajikan dengan kuah gule yang terbuat dari santan.

selat solo

sumber

Selat selat apa yang memisahkan kota solo dan kelaparan?

Jawabnya selat solo.. Racikan selat solo terdiri dari irisan daging, ditambah dengan rebusan wortel, ketimun, kentang buncis, telur pindang, dan dilengkapi mayonaise serta kuah kecap yang segar. ini merupakan salah satu makanan internasional yang diadaptasi selera lokal.

Makan sudah berarti tinggal ini nih..

Es dawet

Es dawet paling mantap di solo biasa di jual sekitar Pasar Gede. dawet ini memiliki racikan yang terdiri dari bahan-bahan seperti ketan hitam, cendol dari tepung beras, yang diberi campuran santan lalu disiram dengan sirup yang berasal dari bahan gula kelapa cair ditambah dengan pecahan es batu. pastinya sangat cocok untuk dinikmati siang hari.

Jangan lupa juga dengan yang ini..

wedang dongo

sumber

serupa tapi tak sama dengan wedang lainnya, wedang dongo khas solo merupakan minuman beraroma jahe yang juga didalamnya terdapat dari bulatan yang terbuat dari tepung ketan yang berisi kacang tumbuk dan irisan kolang kaling yang disiram oleh air jahe manis.

Masih kurang juga? Ya mau gimana lagi wisata kuliner solo memang maknyusssss.. tapi sayang Bus tingkat Werkudara kendaraan kita baru saja selesai minum di pom bensin dan sudah siap mengantar kita ke petualangan wisata lainnya.. Roti Kecik, Soto Gading, Rambak petis, sama yang lainnya di bungkus aja ya..

Wisata Belanja

Oke, siapkan uang kalian sebelum hari benar-benar gelap, ini saatnya kita untuk berwisata belanja.. ayo ibu-ibu yang doyan belanja.. siap-sipa turun ya.. bapak-bapak, siap-siap uangnya habis..

Pasar Klewer

Pasar Klewer Solo disebut Sebagai pasar batik terbesar di Indonesia, Mulai dari batik cap kain katun yang hanya seharga belasan ribu, hingga batik tulis sutra seharga jutaan rupiah dijual disini. pasar yang berdiri di sekitaran keraton kasunanan solo ini diperkirakan telah ada dan berkembang sejak tahun 1942. namun pasar bertingkat permanen baru dibangun sekitar tahun 1970.

Gimana ibu-ibu? Masih banyak uang nya? Kita blusukan lagi deh ke tempat yang lain..

pasar gede

sebagai pasar terbesar di kota solo, memang tidak ada salahnya untuk menamai pasar ini dengan pasar gede. pasar yag dibangun pada 1930 ini memang menjadi tempat warga solo untuk membeli kebutuhan hidup. Pasar ini unik karena bentuk bangunannya yang merupakan perpaduan arsitektur Jawa dan Belanda, sehingga tidak aneh bila pasar ini juga merupakan tujuan wisata khususnya wisata belanja.

Eh itu, sepertinya pasar juga, mari mampir..

Pasar Kliwon

sumber

Pasar Kliwon merupakan tempat penjualan kambing yang ramai setiap hari pasaran Kliwon. Pasar ini berada di Kampung Arab, yaitu tempat tinggal khusus bagi orang-orang Arab di jaman penjajahan Belanda. Pasar Kliwon ini terkenal sebagai pusatnya kuliner daging kambing dan juga pusat toko-toko yang menjual oleh-oleh khas haji.

Ini deh satu lagi..

Pasar Notoharjo

Pasar Notoharjo dibangun tahun 2006 oleh Pemerintah Kota Solo. Pasar ini berdiri diatas lahan seluas 1.800m tepatnya di kalurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo,

selain dikenal dengan nama Pasar Notoharjo,pasar ini juga lebih dikenal dengan nama Pasar Klithikan karena pasar ini menjadi sebagai tempat bagi pedagang kakilima yang menjual berbagai barang bekas, seperti elektronik, pakaian, ponsel, sparepart kendaraan dan lain-lain.

Oke, sepertinya perjalanan kita blusukan hari ini cukup panjang… ya memang banyak sekali tempat wisata di solo yang pastinya panjang untuk di ceritakan. Berhubung Bus tingkat Werkudara ini, harus dikembalikan, rasaya blusukan kita kita cukupkan sekian saja.

Apa? masih kurang? Pastinya masih banyak wisata solo yang belum bisa di datangi, tapi yang jelas perjalanan kita kali ini memiliki kesan yang pasti tidak akan terlupakan.

Owalah.. iya.. dari tadi keliling-keliling solo kok gak inget buat foto-foto ya??? waduh.. apa blusukannya harus di ulang lagi ya?

sumber referensi dan rujukan :

http://id.wikipedia.org

http://jogja.kotamini.com

http://kotasoloberseri.blogspot.com

http://solo.yogyes.com/

http://tentangsolo.web.id/

http://terasolo.com/

http://wisata.kompasiana.com

http://www.disolo.com/

http://www.pasarsolo.com/

http://www.solopos.com/

http://surakarta.go.id

(terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu terciptanya artikel ini)


TAGS


-

Author

Follow Me